Cilegon, Banten – 12 Februari 2026. Badan Kerja Sama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri (BKSTI) Koordinator Wilayah DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Kunjungan Industri ke PT Krakatau POSCO Cilegon Works – Headquarter, yang berlokasi di Cilegon, Banten. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman praktis mengenai proses industri serta mempererat hubungan antara dunia akademik dan industri.

Para peserta yang terdiri dari dosen Program Studi Teknik Industri dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek dan Banten terlebih dahulu berkumpul di Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Cilegon, sebelum bersama-sama menuju lokasi kunjungan industri di PT Krakatau POSCO.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua BKSTI Korwil DKI Jakarta, Dr. Komarudin, S.T., M.Eng., yang menyampaikan pentingnya kegiatan kunjungan industri sebagai sarana pembelajaran langsung bagi akademisi untuk memahami praktik terbaik di sektor industri manufaktur. Sambutan dari pihak perusahaan disampaikan oleh Ir. Ilham Bashirudin, selaku Human Resources Department Head PT Krakatau POSCO, yang menyambut baik kunjungan para akademisi serta menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik.

Selanjutnya, peserta memperoleh pemaparan mengenai Company Profile PT Krakatau POSCO yang disampaikan oleh Nurus Syahadah, S.T., MBA. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan gambaran mengenai sejarah perusahaan, proses produksi, serta peran strategis PT Krakatau POSCO dalam industri baja nasional.

Setelah sesi presentasi, para peserta diajak melakukan plant tour dengan menggunakan bus untuk melihat secara langsung area produksi serta proses pembuatan besi dan baja di fasilitas PT Krakatau POSCO. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami alur proses produksi skala industri serta penerapan teknologi dalam industri baja.

Kunjungan industri ini diakhiri dengan sesi makan siang bersama dan foto bersama sebagai penutup kegiatan.

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai praktik industri yang relevan dengan pengembangan kurikulum, penelitian, serta persiapan akreditasi LAM Teknik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring dan kerja sama antar dosen Program Studi Teknik Industri di wilayah Jabodetabek dan Banten, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi dan industri.